Pengumuman Pemenang Give Away #1: Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

IMG_20150422_211733Hampir saja saya lupa kalau 17 Mei 2015 adalah Hari Buku Nasional, kalau saja saya tidak naik KRL Jatinegara–Bogor tadi siang. Padahal tanggal segitu juga saya manfaatkan untuk membolang ke Prasasti Ciaruteun (ngebolangnya jadi, kok :hehe), tapi setelah dipikir-pikir lagi, saya kan sedang menyelenggarakan hajatan di blog saya, dan momennya pas betul di Hari Buku ini untuk memberi satu penutup yang manis: pengumuman pemenang.

Jadi mesti diusahakan!

Curhat dulu, ya. Saya antara kaget, tidak percaya, senang, pokoknya campur aduk rasanya ketika tahu teman-teman berkenan mengikuti hajatan kecil perdana kepunyaan saya ini. Terima kasih banyak atas kesediaan kalian mengikuti kontes (ya, katakan saja demikian) abal-abal ini, yang masih banyak betul kekurangannya. Terima kasih sudah meluangkan waktu, terima kasih sudah menggali ide dan mengeksplorasi, singkatnya, terima kasih untuk semuanya!

Saya juga sangat senang dengan teman-teman yang berkenan untuk saya “paksa” menjadi “dewan juri kecil-kecilan”, yang betul-betul melakukan perannya dengan sangat baik sampai-sampai tatkala saya ada di Malang untuk menjemput hadiahnya, kami sudah mulai berdebat tentang siapa pemenangnya :hehe. Kami bahkan membuat sebuah grup khusus dengan tajuk “Trio Kwek-Kwek Mencari Pemenang GA”, yang isinya pertengkaran semua.

Menentukan pemenang itu amat, sangat, susah. Saya jadi berasa juri Indonesian Idol kemudian digampar peserta.

Tambahan lagi, saya merasa sangat beruntung ada teman blogger lain (yang meminta untuk tidak disebutkan namanya) malah memberi hadiah kejutan untuk para pemenang Give Away yang saya adakan. Rasanya ketika dikontak dan diberi tahu bahwa ia berkeinginan memberi hadiah itu… senang sekali. Ada orang yang peduli, itu sudah sangat membuat saya bahagia, apalagi kalau berkenan memberi hadiah kecil untuk hajatan ini secara cuma-cuma… bahagia banget. Di dunia ini masih banyak orang-orang yang baik hati :)). Terima kasih dari hati saya yang paling dalam.

Oke, mari direkap terlebih dulu. Ada kurang lebih 15 entri yang masuk ke tempat kami. Dari keseluruhan entri itu, kami bertiga membacanya satu per satu, kemudian di tanggal yang telah ditentukan (rencananya tanggal 10 Mei, tapi mundur karena saya masih flashtrip di Jawa Tengah, jadinya tanggal 13–14 Mei), kami pun berdiskusi di grup untuk menentukan siapa dua pemenang yang beruntung mendapatkan hadiah berupa buku dan hadiah spesial itu.

Mekanismenya sebenarnya sederhana, masing-masing dewan juri mengajukan entri yang menurutnya terbaik, terus dikomentari oleh dua juri yang lain, entah setuju, entah tidak, beserta alasannya.

Begitu terus sampai akhirnya kami menemukan entri yang kami semua berucap “OK” terhadapnya, secara aklamasi.

Saya sangat senang bisa meminta Kak Tyas dan Kak Heni sebagai dewan juri, soalnya keberadaan mereka berdua membuat diskusi kami jadi lebih berwarna, karena pola pikir dan kepribadian mereka yang bertolak belakang. Yang satu, sastrawan banget, jadi semua cerita yang bahasanya nyastra pasti jadi favorit (maklum, tulisannya juga sastra banget), dengan kata-kata indah yang menggugah hati, inspiratif, dan kontemplatif. Menurutnya, tulisan yang bagus itu adalah tulisan yang datang dari hati yang paling murni, cenderung abstrak, dan seperti yang sudah saya bilang tadi, menggugah.

Tapi yang satu lagi, paling ogah dengan jawaban yang nyastra banget karena menurutnya terlalu di awang-awang. Menurut juri yang satu ini lagi, jawaban yang paling tepat itu ya yang realistis, tepat sasaran, dan aplikatif. Menurutnya, akhir-akhir ini dunia sudah terlalu banyak berteori tapi tidak ada aplikasi. Terlalu banyak wacana tapi semuanya nol koma kosong. Terlalu di awang-awang tapi nyatanya cuma jadi angin lalu.

Mungkin dia terlalu banyak ikut demonstrasi. Kembalikan sumber air kami! Ups segera kabur sebelum digampar.

Sedangkan saya, saya cuma mengajukan beberapa, yang menurut saya bagus, dan calon saya ditolak mentah-mentah oleh dua cewek itu miris banget ya Gar.

Jadilah diskusi itu menjadi sangat seru dan panas, sampai-sampai saya heran kalau dua gadis ini sebenarnya sahabat kental. Bahkan, masing-masing favorit kami bertiga awalnya mental lagi di forum panas itu karena tidak ada yang setuju. Semua entri yang masuk ke dalam blog saya sebenarnya ditelanjangi habis-habisan, dengan berbagai alasan, bahkan ada beberapa alasan yang sebenarnya terkesan tidak masuk akal, tapi akhirnya masuk akal juga setelah dijelaskan (oke ini agak melebih-lebihkan sih, tapi begitulah nyatanya :haha).

Bahkan kami hampir saja sampai main “lobi-lobian” dengan juri yang lain dalam beberapa kesempatan untuk memastikan jagoan kami gol di forum, untung saja batal :hadeh. Ternyata begitu ya asyiknya (dan susahnya) mengambil keputusan, menyamakan persepsi antara tiga orang dengan latar yang sangat berbeda. Seru! Apalagi dengan fakta bahwa semua entri yang masuk, spektakuler semua, makanya memilih itu jadi hal yang susah banget untuk dilakukan.

Karena intronya kepanjangan, jadi inilah para pemenang yang sudah lolos dari perang ala Trio Kwek-Kwek itu:

Pemenang pertama ini sebenarnya favorit salah satu juri, yang langsung me-BBM saya ketika link-nya saya kirim ke dua teman saya yang lain itu. Tapi tetap saja ada diskusi untuk bisa menentukan entri yang satu ini sebagai pemenang, menghangatkan suasana dan menjadikan diskusi di antara kami seru banget. Setelah beberapa kali ping-pong alasan, akhirnya kami bertiga pun bersepakat dengan entri yang satu ini.

mas rifki

Selamat buat Mas Rifki Jampang :hehe.

Ketegangan malah semakin memuncak di pemilihan pemenang selanjutnya karena salah satu juri bahkan sampai mencak-mencak :hehe :peace. Ini mungkin kalau kami bertiga ketemu, bisa saling bacok. Apalagi karena favorit masing-masing juri ternyata lagi-lagi ditolak dalam forum. Wedew, berat. Hari pertama, kami belum bisa menentukan pemenang yang satu lagi ini, jadi kami lanjutkan besoknya.

Saya baru sadar kalau pekerjaan sebagai dewan juri yang memberi nilai itu sangat susah dan sangat berat, seperti hakim. Tanggung jawabnya berat, cuy. Bahkan ketika teman-teman saya yang menurut saya sudah sangat kapabel ini memberi pendapatnya pun, saya sempat berpikir, apakah kami (terutama saya) pantas memberi penilaian? Kan saya sama sekali bukan siapa-siapa…

Tapi karena dulu saya sudah menentukan bahwa kontes ini sistemnya dengan juri, maka dari itu mari kembali pada pemenang kedua, dan setelah membaca dan membaca semuanya karena kami kebingungan lagi untuk memilih, maka akhirnya kami memilih satu tulisan yang menurut kami jadi salah satu yang terbaik juga. Dan pilihan kami jatuh kepada…

mba nita

Mbak Nita, selamat ya :)).

Sekali lagi kami mengucapkan selamat untuk kedua pemenang. Untuk yang lain, kami mohon maaf sekali belum bisa mengirimkan hadiah ke alamat masing-masing, padahal sempat saya berpikir kalau saja saya punya cukup kemampuan, mungkin saya bisa mengirimkan hadiah ke semua orang yang berpartisipasi (amin). Tapi kami harus memilih, dan pilihan kami jatuh pada dua entri di atas.

Untuk para pemenang, mohon kirimkan alamat lengkap ke e-mail saya: kurosaki.haruki@gmail.com. Saya juga akan mengirimkan sepucuk e-mail ke alamat para pemenang sebagai konfirmasi. Terima kasih banyak!

Dan ya, saya ada titipan lagi dari Kak Tyas bagi para pemenang. Katanya, apabila berkenan, mohon agar dua buku itu dapat di-review di blog Mas dan Mbak. Ini sama sekali bukan kewajiban, semata-mata apabila Mas dan Mbak berkenan untuk me-review bukunya, maka Kak Tyas sebagai pengarangnya tentu akan sangat senang dan sangat berterima kasih (n.b. Saya juga dimintai review-nya sih, tapi sampai sekarang belum saya buat :haha).

Akhir kata, saya ingin berterima kasih sekali lagi kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam kelancaran hajatan saya kali ini, dari peserta, dewan juri, dan semua orang yang sudah membantu menyebarluaskan informasi tentang hajatan ini dalam bentuk apa pun. Saya belum bisa memberi apa-apa lain kecuali terima kasih, maka izinkan saya berterima kasih (lagi) untuk itu.

Saya juga ingin meminta maaf apabila selama pelaksanaan hajatan ini ada hal-hal, baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan saya yang sekiranya kurang berkenan di hati teman-teman semua. Misalnya, komentar yang lama dibalas, atau postingan yang lama banget dikomentari (tapi semua tentu saja sudah kami baca, termasuk yang di detik-detik terakhir :hehe). Pun, apabila di dalam pengumuman ini ada kata yang kurang berkenan, maka saya mohon maaf. Sungguh, tidak ada maksud saya untuk berniat apalagi berlaku buruk terhadap semua kebaikan yang saya terima terkait pelaksanaan kegiatan ini.

Selamat Hari Buku Nasional, seperti kata layar di KRL, bakarlah buku di dalam otakmu, dan sampai jumpa di Give Away berikutnya!

68 thoughts on “Pengumuman Pemenang Give Away #1: Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

    1. Siap, terima kasih banyak ya Mbak! :)). Promosi harus lebih gencar nih buat yang berikutnya biar bisa menjaring lebih banyak peserta :hehe.

  1. *ngakak baca postingannya, keinget masa-masa labil menentukan pemenang*

    Oh ya, tambahan ya, Gar. Sebenarnya ada juga yang lain yang tulisannya menarik, tapi kepanjangan, lebih dari batasan kata yang ditentukan. Jadi sayang belum beruntung. Lain kali coba lagi 🙂

    Selamat buat para pemenang! Selamat membaca. Dan terima kasih buat semua yang sudah berkenan menjawab pertanyaan give away Gara yang susah ;D

    Buat Gara, makasih buat hajatannya. Nanti kalau aku rilis buku baru, adain lagi ya! *maunya*

  2. Aah, padahal pengen buat postingan untuk Hari Buku Nasional tapi lupa. Selamat buat Bang Jampang dan Kak Nita, tulisannya memang keren :D. Selamat buat Bli Gara juga sudah sukses mengadakan giveaway yang menantang seperti ini 🙂

  3. Garaa.. Thank you udah bikin GA dan memenangkan aku.. Hihi..
    Terimakasih juga untuk 2 juri yang lain.. Menantang banget bikin post dgn topik yang mikir tapi dibatasin katanya.. Manstab..

  4. hai, Gara. aku nggak tahu ngontak kamu via email yang mana. jadi di sini aja deh.
    kan blogku akan ulang tahun ke 5 tanggal 20 mei, jadi aku membuka kalau ada pertanyaan (yang lucu-lucu juga boleh) atau saran, atau kritik, bisa di-email ke indrijuwono@gmail,com dengan subject #TTA5Y

    1. Okay, siap! Semestinya saya yang harus minta maaf. Banyak yang saya ingin tanyakan, ada sedikit yang kepingin saya jelaskan juga :hehe. Terima kasih banyak ya Mbak :)).

    1. Susah banget! Ada rasa bersalah juga yang memilih dari beberapa pilihan :hehe. Tanggung jawabnya berat, Mas.
      Mbak Nita memang keren banget, rata-rata GA yang diikutinya menang :hehe.

  5. Selamat kepada pemenang! (Telat!) #Oops

    Hebohnya pengumuman hasil GA ini sepadan dengan hebohnya proses pencarian pemenangnya.

    ps: juri yg satu ini sebenarnya agak ga puas(jagoanku dikalahkan melulu)

Terima kasih sudah membaca! Sudilah kiranya meninggalkan jejak?