Kana Nishino – No. 1 dan Anata no Suki na Tokoro

Beberapa hari ditinggal dan blog ini tampaknya mulai sepi. Mohon maaf. Manajemen waktu saya masih sangat buruk. Ketika ada kegiatan (dan huru-hara) yang menyita perhatian, fokus belum bisa saya bagi. Mesti belajar lagi buat mengelola waktu dan multitasking. :)).

Mari bicara soal penyanyi favorit dan lagu favorit, hitung-hitung buat menyamankan hati.

Sekarang saya lagi suka dengan Kana Nishino. Bolehlah dibilang ini “penggantian penyanyi idola”, setelah penyanyi idola saya yang sebelumnya (Hitomi Shimatani) mengganti gaya bermusik ke lagu-lagu yang bernuansa lebih “dewasa”, mungkin karena pengaruh umur juga. Sekarang, lagu-lagu Kana Nishino menurut saya lebih cocok dengan selera pribadi, baik dari segi melodi dan lirik lagu, sehingga saya sering mendengarnya.

Padahal dulu saya kurang suka lho dengan Mbak Kana. Tapi namanya manusia, bisa saja berubah ya? Mungkin selera musik saya sudah tidak seidealis dulu sehingga lebih bisa menerima lagu-lagu populer yang easy listening. Mungkin pula Mbak Kana sedikit mengubah gaya musiknya dengan lebih mengeksplor kemampuan dan genre musik yang lebih lunak.

Ada dua lagu yang saat ini jadi kesukaan saya (dan selalu saya dengar sepanjang waktu): No. 1 dan Anata no Suki na Tokoro.

Kana Nishino – No. 1

Kirai, kirai, yappari suki.
Honki de suki demo ii ka na?

Lagu ini keren banget. Saya bisa mengulang-ulangnya sekian ratus kali (ini betulan) dalam sehari. Melodinya semangat dengan beat yang cocok. Video klipnya pun keren dengan dance yang bikin hari semangat. Yang makin bikin semangat adalah Mbak Kana mencoba nge-dance di video klip ini tapi ujungnya malah gerakan-gerakan kecil yang membuat Mbak Kana makin kawaii.

Satu penyanyi. Enam penari yang bergerak mengikuti irama. Akan sangat aneh kalau si penyanyi cuma berdendang kiri dan kanan tapi tidak sekali pun ikut menari dalam gerakan yang sama seperti para pengiringnya, bukan begitu?

Courtesy from JPopAsia.
Courtesy from JPopAsia.

Lagu ini dirilis bersamaan dengan album side-B (lagu-lagu side B adalah lagu ikutan dalam sebuah single) bertajuk “Kana Nishino Secret Collection”. Tepatnya, lagu ini ada di versi hijau (Green Version, ada versi satu lagi yaitu versi merah/Red Version) sebagai track pembuka.

Saya sebetulnya agak menyayangkan kenapa lagu ini tidak dijadikan single tersendiri, padahal dari segi materi sudah sangat pas. Namun kalau dipikir-pikir, justru lagu ini dimasukkan dalam kumpulan lagu-lagu side B untuk menarik perhatian masyarakat membeli album itu. Lagu-lagu side B sudah ada di dalam single-single Mbak Kana sebelumnya, jadi buat apa repot membeli album kumpulan lagu itu kalau tak ada lagu baru?

Trik marketing yang pintar.

Dan lagu ini memang booming, mengingat “No. 1” dipakai sebagai lagu tema untuk drama “Okitegami Kyoko no Biboroku”, dimainkan oleh Yui Aragaki (Hanamizuki) dan Masaki Okada (Oto-men). Nama-nama itu, asal tahu, adalah pemain-pemain dorama terkenal di Jepang, jadi sudah pasti drama ini akan banyak ditunggu.

Okitegami Kyoko no Biboroku. Courtesy of NTV Japan.
Okitegami Kyoko no Biboroku. Courtesy of NTV Japan.

Lebih-lebih, OKnB diangkat dari novela karya Nishio Ishin yang sebelumnya terkenal dengan anime Bakemonogatari (saya cuma tahu lagu temanya yang sangat membekas dan bikin nangis kalau dinyanyikan: Kimi no Shiranai Monogatari), jadi karya beliau yang diangkat dalam bentuk live action pasti ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya, baik di Jepang maupun di luar Jepang.

Lagu ini bercerita tentang apa? Mirip dengan premis di drama itu: seseorang yang bingung mencintai. Namanya juga sedang kasmaran, tapi yang bersangkutan agak ragu dengan perasaannya (ini kelihatan di lirik-lirik awal, ketika ia bilang, “Ketimbang saya tersakiti, bukankah lebih baik kalau saya tak jatuh cinta lagi?”.

Yang jelas orang yang ia cintai itu adalah, sebagaimana judulnya, nomor satu, dan bagaimanapun ia mencoba berlagak cool dan bertingkah biasa, ia tidak bisa menutupi perasaaan suka itu, perasaan yang tidak tertahankan dan kadang membuat dia takut sendiri :)). So sweet.

Video klip dari lagu ini juga sudah dibajak ada di YouTube dan dapat ditonton di link ini. Terjemahan bahasa Inggris atas lirik lagunya juga ada di video itu, dengan mengaktifkan fitur CC ketika video tersebut dimainkan.

Selamat bernyanyi!

Kana Nishino – Anata no Suki na Tokoro

Konna watashi no koto wo, suki de itte kureru toko.
Donna anata mo, suki da yo.

Ini lagu baru! Baru rilis tanggal 27 April kemarin. Saya suka lagu ini sebab tidak ada lirik yang berulang penuh satu bait (karakteristik lagu Jepang memang seperti itu; jarang ada bait lagu yang dinyanyikan ulang sehingga lagu Jepang, dampaknya, jadi panjang-panjang). Tapi selain itu, pesan cinta yang disampaikan lagu ini memang bagus.

Courtesy of JPopAsia.
Courtesy of JPopAsia.

Tema lagu ini ada di judul lagunya: Anata no Suki na Tokoro, yang dialihbahasakan sebagai “Hal-hal yang Kusuka Darimu”. Jadi lagu ini tentang hal-hal yang disukai seorang gadis (sudut pandang Mbak Kana, tentu) akan kekasihnya, baik hal-hal yang bagus-bagus, maupun hal-hal konyol yang sebenarnya adalah kejelekan seseorang.

Menurut saya lagu ini keren karena mengajarkan bagaimana menerima pasangan secara apa adanya. Sudah sangat banyak orang berkata kalau manusia itu tak sempurna, penuh dengan sejuta kekurangan, tapi saya belum banyak melihat orang yang mau mengakui bahwa kekurangan itu ada. Apalagi dalam konteks pasangan, seseorang cenderung cuma mau melihat yang baik-baik saja, terus baru kaget ketika melihat sisi lain berupa sifat-sifat buruk pasangan.

Apesnya, setelah itu dia emoh. Lah?

Video klip lagu ini pun sangat menarik dan romantis! Konsep video ini menggunakan prakarya DIY yang judulnya “52 Reasons I Love You”. Jadi, dengan menggunakan lima puluh dua kartu remi, masing-masing kartu ditempel dengan alasan kenapa seseorang mencintai pasangannya, selembar demi selembar sampai semua kartu habis. Di video ini pun, alasan-alasan itu ditulis juga di kartu-kartu, menyesuaikan dengan lirik lagu, kendati setelah saya hitung-hitung, jumlah alasannya tak sampai lima puluh dua.

Mungkin kalau ditepatkan sampai sejumlah penuh kartu itu, lagu ini bakalan kepanjangan, ya :haha.

Sekarang saya membayangkan kalau suatu hari nanti ada seorang wanita yang menyanyikan lagu ini buat saya. Pasti membahagiakan sekali :)). Apalagi kalau yang menyanyikan secantik Mbak Kana, waduh kayaknya saya bisa melayang saking bahagianya. Mbak Kana tampil sangat cantik di video klip lagu ini, yang dirilis kira-kira sebulan sebelum single-nya beredar di toko kaset di Jepang sana.

Video klip ini sudah ada dibajak di YouTube, dan dapat ditonton di link ini. Bagi yang ingin tahu lirik (dan maknanya), di samping tulisan pada kartu-kartu dalam video (yang ditulis dalam bahasa Inggris, tanda kalau Mbak Kana ingin melebarkan sayap ke pendengar nonnatif bahasa Jepang), dapat dibaca di laman blog ini.

Jadi apa lagu favoritmu akhir-akhir ini?