Dua tahun dan terus berjalan.

Dua tahun hosting, dua tahun domain sendiri.

Pengumuman, pengumuman. Kemarin (24/11) saya baru memperpanjang layanan untuk situs ini. Satu paket hosting dan domain pribadi resmi saya sewa untuk setahun ke depan.

Apa pencapaian saya dengan situs ini? Apa pencapaian saya dengan tulisan-tulisan saya? Saya rasa belum banyak. Jauh lebih banyak hal-hal yang harus saya benahi. Waktu dua tahun lewat tanpa terasa. Kadang-kadang, saya bingung juga ke mana semua waktu itu saya percumakan. Tapi ya sudahlah, yang berlalu sudah berlalu. Kata orang, jangan melihat apa yang belum dicapai. Jalan masih panjang (tentu selama Tuhan mengizinkan). Nikmati semua prosesnya. Masa depan tidak ada yang tahu. Yang penting adalah hal-hal yang kita lakukan sekarang.

Di perpanjangan kemarin, saya sempat dibikin kaget dengan angka rupiahnya. Ada komponen yang jumlahnya lumayan. Namun, meski jumlahnya lumayan, tidak ada ia di rilis resmi harga sewa. Sempat saya mau komplain sana-sini, tapi akhirnya batal. Malah malu sendiri. Ternyata pajak. Ya iyalah malu. Gaji saya juga dari pajak-pajak itu. Kalau saya enggan membayar, itu juga berarti saya tak mau menggaji diri sendiri.

Dan, demikianlah. Saya percaya setiap kejadian punya pelajaran di baliknya. Untuk persoalan sesingkat ini, saya pikir saya harus belajar untuk berpikir lebih tenang dan lebih dalam sebelum berkesimpulan.

Soal harapan-harapan, tentu saja ada. Namun, akan lebih baik apabila untuk saat ini saya menyimpan harapan itu untuk diri saya sendiri. Tidak mengumbarnya. Saya hanya butuh meyakinkan diri sendiri bahwa saya terus berusaha. Seperti yang sudah saya bilang di atas tadi: jalan masih panjang, nikmati semua prosesnya.

Jalan masih panjang, nikmati semua prosesnya. Ya, saya memang sedang mensugesti diri sendiri.